<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Diandra Chandra Site&#039;s</title>
	<atom:link href="http://diandrachandra.com/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://diandrachandra.com</link>
	<description>Officially Website&#039;s</description>
	<lastBuildDate>Wed, 09 May 2012 18:45:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
<image>
<link>http://diandrachandra.com</link>
<url>http://diandrachandra.com/wp-content/mbp-favicon/favicon.ico</url>
<title>Diandra Chandra Site&#039;s</title>
</image>
<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>Suami Takut Istri</title>
		<link>http://diandrachandra.com/suamitakutistri.html</link>
		<comments>http://diandrachandra.com/suamitakutistri.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 May 2012 17:43:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Diandra Chandra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Baca Deh]]></category>
		<category><![CDATA[Diandra Chandra]]></category>
		<category><![CDATA[pengetahuan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://diandrachandra.com/?p=386</guid>
		<description><![CDATA[SUAMI Takut Istri (STI). Entah berawal darimana, namun julukan ini bukan hal baru dalam masyarakat. Ketika sosok suami tampak kurang berperan dalam rumah tangganya, seolah timbul “cap STI” pada pria tersebut. Bagaimana menyikapi kondisi ini? Prinsipnya, Ada beragam faktor penyebab suami takut istri. Misal, istri pemegang sumber ekonomi, istri sangat galak sehingga suami memilih untuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://diandrachandra.com/wp-content/uploads/2012/05/Diandra-Chandra.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-387" title="Diandra Chandra" src="http://diandrachandra.com/wp-content/uploads/2012/05/Diandra-Chandra.jpg" alt="Diandra Chandra Suami Takut Istri" width="600" height="800" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">SUAMI Takut Istri (STI). Entah berawal darimana, namun julukan ini bukan  hal baru dalam masyarakat. Ketika sosok suami tampak kurang berperan  dalam rumah tangganya, seolah timbul “cap STI” pada pria tersebut.  Bagaimana menyikapi kondisi ini?</p>
<p style="text-align: justify;">Prinsipnya, Ada beragam faktor penyebab suami takut istri. Misal, istri  pemegang sumber ekonomi, istri sangat galak sehingga suami memilih untuk  mengalah daripada ribut, dan sebagainya.</p>
<p style="text-align: justify;">Dulu, perkawinan didasarkan pada nilai-nilai tradisional. Peran yang  dimainkan oleh orang-orang yang terlibat di dalamnya, didefinisikan  dengan jelas. Seperti,  memosisikan laki-laki sebagai figur dominan  dalam rumah tangga. Kepala rumah tangga –suami– bertanggung jawab untuk  mencari nafkah atau sebagai tulang punggung keluarga. “Hak” suami pun  jelas, antara lain mengambil keputusan dan segala kebutuhannya dilayani  istri.</p>
<p style="text-align: justify;">Kondisi ini membuat istri berada di posisi pengikut, yang harus patuh  terhadap keputusan suami sehingga ketergantungannya terhadap suami  menjadi lebih besar. Tidak mengherankan, pada suatu masa, kondisi “istri  takut suami adalah hal yang jamak”.</p>
<p style="text-align: justify;">Berikut ini penjelasan lengkap soal ini, seperti dipaparkan Hira Yuki  Molira, S.Psi, M.Psi dari Biro Psikologi Dwipayana Bandung.</p>
<p style="text-align: justify;">Pergeseran Nilai Tradisional</p>
<p style="text-align: justify;">Pada zaman modern, perkawinan yang dibangun berdasarkan pada cinta dan  prinsip demoktratis mengenai persamaan hak, menjadi gagasan kebanyakan  orang. Tanggung jawab dapat dinegosiasikan, pasangan dapat menentukan  sendiri jenis hubungan yang mereka inginkan, tujuan yang ingin dicapai  dan cara-cara yang digunakan untuk mencapai tujuan tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">Konsekuensinya, peran suami dan istri menjadi lebih beragam, pembagian  tugas rumah tangga menjadi sangat bervariasi, antara satu rumah tangga  dan rumah tangga yang lain dapat memiliki nilai yang sangat berbeda.<br />
Ada rumah tangga yang mungkin masih menjalani nilai-nilai tradisional  secara ketat, banyak yang mencoba menyelaraskan antara nilai tradisional  dan modern, serta tidak sedikit yang menganut nilai-nilai modern  sebagai aturan main dalam berumah tangga. Tentunya ini berefek pada  “terkikisnya” kelayakan istri takut suami.</p>
<p style="text-align: justify;">Submisif vs Dominan</p>
<p style="text-align: justify;">Kondisi STI yang ditunjukkan perilaku suami yang selalu nurut pada  keputusan maupun kemauan istri dengan alasan “Aku takut istriku marah”  atau “Aku malas ribut dengan istriku”, selalu mengalah ketika berselisih  paham dan lainnya, dapat mengancam kehidupan atau keutuhan perkawinan.  Atau, dapat saja tidak mengancam sama sekali, bergantung dari awal  munculnya perilaku tersebut, serta dipengaruhi karakterisik kepribadian.</p>
<p style="text-align: justify;">Nilai-nilai yang individu anut, pola pengasuhan selama ia dibesarkan  akan sangat memengaruhi karakteristik kepribadian seseorang. Seorang  laki-laki dengan pengasuhan overprotective, selalu dibantu dalam  mengambil keputusan maupun mengatasi hambatan, kurang kompetisi antara  teman atau keluarga, ditanamkan nilai-nilai “mengalah”, dapat saja  berkembang menjadi individu submisif.</p>
<p style="text-align: justify;">Individu ini sulit mengambil keputusan, cenderung menunggu, selalu  mengalah dan sulit mengambil inisiatif. Jika bertemu istri yang dominan,  dimana mampu bersikap lebih tegas, cepat mengambil keputusan, memiliki  ide yang lebih banyak, tidak mengherankan akan mudah menampilkan pola  “istri memimpin suami”.</p>
<p style="text-align: justify;">Apakah hal ini dapat menjadi masalah dalam kehidupan perkawinan? Belum  tentu! Ketika seseorang sudah memahami kelebihan dan kekurangan  pasangannya disertai penerimaan yang sehat, suami istri akan mampu  saling melengkapi kekurangan masing-masing.</p>
<p style="text-align: justify;">Sifat mengalah suami yang oleh orang lain diterjemahkan “takut istri”  bisa saja merupakan bentuk pemahaman suami terhadap sifat istri yang  keras kepala, ingin selalu dipenuhi keinginannya dan cerewet.  Sesungguhnya, pola ini tidak akan jadi masalah yang berarti selama tidak  melanggar prinsip perkawinan yang harmonis. Sebuah perkawinan yang di  dalamnya melibatkan cinta, ada pengorbanan, timbal balik, penghormatan  dan saling menghargai.</p>
<p style="text-align: justify;">Pentingnya Evaluasi &amp; Instropeksi!</p>
<p style="text-align: justify;">- Suami yang merasa tertekan/takut pada istri sebaiknya mengevaluasi  diri, mengapa hal itu terjadi. Jika suami merasa rendah diri dengan  karier istri yang melesat, tanyakan dalam diri “Apakah tepat bersikap  rendah diri dihadapan istri karena alasan tersebut?” Miliki mind set  bahwa suami dan istri adalah partner yang sejajar untuk mengikis rasa  tidak percaya diri atau rendah diri. Lalu, mulailah komunikasikan  kondisi ini kepada istri. Pilih waktu yang paling tepat, misal saat  kondisi istri dan suami sedang santai.</p>
<p style="text-align: justify;">- Istri juga perlu waspada apakah sikapnya terlalu dominan sehingga  membuat suami tidak nyaman. Gali sudut pandang suami tentang kondisi  ini. Dapat dilakukan pada suasana santai dan nyaman. (Sumber: Mom &amp;  Kiddie)<br />
(Mom&amp; Kiddie/) (tty)</p>
<h3 class='related_post_title'>Related Posts:</h3>
<ul class='related_post'>
<li><a href='http://diandrachandra.com/bagaimana-memulai-membuat-sebuah-lagu.html' title='Bagaimana Memulai Membuat Sebuah Lagu'>Bagaimana Memulai Membuat Sebuah Lagu</a></li>
<li><a href='http://diandrachandra.com/aku-sedih.html' title='Aku Sedih'>Aku Sedih</a></li>
<li><a href='http://diandrachandra.com/perlukah-suntik-vitamin-c.html' title='PERLUKAH SUNTIK VITAMIN C??'>PERLUKAH SUNTIK VITAMIN C??</a></li>
<li><a href='http://diandrachandra.com/unsur-unsur-teknik-vocal.html' title='Unsur-Unsur Teknik Vocal'>Unsur-Unsur Teknik Vocal</a></li>
<li><a href='http://diandrachandra.com/sejarah-perkembangan-musik-dunia.html' title='SEJARAH PERKEMBANGAN MUSIK DUNIA'>SEJARAH PERKEMBANGAN MUSIK DUNIA</a></li>
</ul>
<h4>Incoming search terms for the article:</h4><ul><li><a href="http://diandrachandra.com/suamitakutistri.html" title="sedih">sedih</a></li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 2.303 ms --><p><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save">Share/Bookmark</a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://diandrachandra.com/suamitakutistri.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Apa Itu Dosa</title>
		<link>http://diandrachandra.com/apaitudosa.html</link>
		<comments>http://diandrachandra.com/apaitudosa.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Apr 2012 16:05:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Diandra Chandra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Baca Deh]]></category>
		<category><![CDATA[Diandra Chandra]]></category>
		<category><![CDATA[My Diary]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://diandrachandra.com/?p=380</guid>
		<description><![CDATA[Apa Itu Dosa ?? Buat aku pengertian dosa itu sangat mudah. Dosa itu menyakiti. Menyakiti apa??? Menyakiti yang merasa tersakiti. Masih belum faham? Gini aja simpelnya. Pertanyaannya kenapa minum alkohol itu haram? Itu di karenakan alkohol dapat merusak anggota tubuh, sehingga menyebabkan kita menjadi sakit. Hal itu yang mebuat menjadi dosa. Jadi menyakiti apapun yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://diandrachandra.com/wp-content/uploads/2012/04/Diandra-Chandra.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-381" title="Diandra Chandra" src="http://diandrachandra.com/wp-content/uploads/2012/04/Diandra-Chandra.jpg" alt="Diandra Chandra Apa Itu Dosa" width="800" height="600" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a title="Apa Itu Dosa" href="http://diandrachandra.com/apaitudosa.html" target="_blank"><strong>Apa Itu Dosa ??</strong></a></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Buat aku pengertian dosa itu sangat mudah. Dosa itu menyakiti. Menyakiti apa??? Menyakiti yang merasa tersakiti. Masih belum faham?</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong><br />
</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Gini aja simpelnya. Pertanyaannya kenapa minum alkohol itu haram? Itu di karenakan alkohol dapat merusak anggota tubuh, sehingga menyebabkan kita menjadi sakit. Hal itu yang mebuat menjadi dosa. Jadi menyakiti apapun yang menjadi dan merasa sakit. Sebenarnya alkohol itu sendiri gak dosa menurutku jika di konsumsi, asalkan tidak membuat kita mabuk alias kehilangan kesadaran, karna sesungguhnya di dalam tubuh kita juga terdapat alkohol yang di hasilkan dari fregmentasi di usus besar yang fungsinya untuk membusukkan makanan. Tetapi banyak manusia yang salah mengartikan kalo agama bilang alkohol itu tidak haram. Karna banyak manusia yang hidupnya hanya menggunakan angan2 tanpa menggunakan hati sedikitpun.</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong><br />
</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Gimina? sudah jelas tentang apa itu dosa? Jadi intinya dosa adalah menyakiti. Untuk menghindari dosa, sebisa mungkin untuk tidak menyakiti apapun. Baik itu diri sendiri, orang lain, maupun sesuatu yang di sekitar kita. Jika kita bisa melalui itu, Insya Allah hidup kita akan tentram dan aman dari karma. Ada pepatah &#8220;Jika kau menanam padi akan tumbuh beras, Jika kau menanam jarum maka kau akan tertusuk sendiri&#8221;. Hukum karma itu ada, dan itu lebih sakit dan lebih adil.</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong><br />
</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Maka mulai dari sekarang, marilah kita untuk senantiasa berbuat baik, hindari perbuatan yang menyakiti. Gunakan hatimu dalam melakukan sesuatu, karna jika kau sering menggunakan hatimu, maka kau akan peka dan mengerti tentang kebaikan. Karena di hati lah letak semua kebaikan.</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong><br />
</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Bertanya dan diskusi boleh di postinganku yang ini&#8230; heheheh <img src='http://diandrachandra.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' title="Apa Itu Dosa" />  Pasti aku jawab kok..<br />
</strong></p>
<h3 class='related_post_title'>Related Posts:</h3>
<ul class='related_post'>
<li><a href='http://diandrachandra.com/setia-sampai-mati.html' title='Setia Sampai Mati'>Setia Sampai Mati</a></li>
<li><a href='http://diandrachandra.com/aku-sedih.html' title='Aku Sedih'>Aku Sedih</a></li>
<li><a href='http://diandrachandra.com/nangis-bombai-nonton-film-yoko.html' title='Nangis Bombai Nonton Film Yoko'>Nangis Bombai Nonton Film Yoko</a></li>
<li><a href='http://diandrachandra.com/jangan-menyerah.html' title='Jangan Menyerah'>Jangan Menyerah</a></li>
<li><a href='http://diandrachandra.com/sampai-mati-aku.html' title='Sampai Mati Aku'>Sampai Mati Aku</a></li>
</ul>
<h4>Incoming search terms for the article:</h4><ul><li><a href="http://diandrachandra.com/apaitudosa.html" title="diandra artinya">diandra artinya</a></li><li><a href="http://diandrachandra.com/apaitudosa.html" title="apa itu dosa">apa itu dosa</a></li><li><a href="http://diandrachandra.com/apaitudosa.html" title="apa arti dosa sebenarnya?">apa arti dosa sebenarnya?</a></li><li><a href="http://diandrachandra.com/apaitudosa.html" title="mabuk membuat dosa">mabuk membuat dosa</a></li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 4.431 ms --><p><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save">Share/Bookmark</a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://diandrachandra.com/apaitudosa.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tuhan Pasti Kasih Jalan</title>
		<link>http://diandrachandra.com/tuhanpastikasihjalan.html</link>
		<comments>http://diandrachandra.com/tuhanpastikasihjalan.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Apr 2012 17:14:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Diandra Chandra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Baca Deh]]></category>
		<category><![CDATA[My Diary]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://diandrachandra.com/?p=374</guid>
		<description><![CDATA[Hidup itu gak akan pernah berhenti dari cobaan dan rintangan. Sabar dan tetap konsisten itu kuncinya. Tapi ga semua orang bisa melakukan itu. Kebanyakan udah nyerah di tengah jalan di karenakan tidak kuatnya kita menahan beban. Sebenernya dengan kita tau bahwa sebenarnya semua itu berasal dari Tuhan mungkin kita akan bisa sedikit menahan diri, karna [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://diandrachandra.com/wp-content/uploads/2012/04/jadul.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-375" title="Diandra Chandra" src="http://diandrachandra.com/wp-content/uploads/2012/04/jadul.jpg" alt="jadul Tuhan Pasti Kasih Jalan" width="400" height="600" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Hidup itu gak akan pernah berhenti dari cobaan dan rintangan. Sabar dan tetap konsisten itu kuncinya. Tapi ga semua orang bisa melakukan itu. Kebanyakan udah nyerah di tengah jalan di karenakan tidak kuatnya kita menahan beban. Sebenernya dengan kita tau bahwa sebenarnya semua itu berasal dari Tuhan mungkin kita akan bisa sedikit menahan diri, karna rintangan dalam hidup kita sebenarnya adalah ujian. Banyak hikmah yang kita ambil setelah semua mimpi buruk itu berlalu. Jangan pernah takut, Jangan pernah berhenti dan menyerah dalam hal apapun. Gak ada yang ga mungkin di dunia ini selama itu wajar dan masuk akal. Pasti akan di kasih ama Tuhan selama kita selalu berusaha dan meminta padaNYA. Ntah itu besok, lusa tahun depan dan kapanpun Tuhan mau. Yang jelas pasti kita di kasih, tergantung seberapa sering kita meminta dan sekeras apa kita berusaha.</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Hehehehe.. jadi ngomel-ngomel ga jelas gini kaya orang tua gw. Tau nih tiba2 iseng aja pengen nulis kaya ginian. Yang pasti sih gw nulis ini semua berdasarkan apa yang pernah gw alamin sob. Smua itu bener adanya kok.</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Tetep semangat ya sob, buat lo yang ngerasa ga pernah tercapai apa yang yang menjadi cita2 lo. Teruslah kejar, yakinlah pasti dapat. Itu udah pasti, yang penting lo seperti apa yang gw bilang di atas..</strong></p>
<h3 class='related_post_title'>Related Posts:</h3>
<ul class='related_post'>
<li><a href='http://diandrachandra.com/apaitudosa.html' title='Apa Itu Dosa'>Apa Itu Dosa</a></li>
<li><a href='http://diandrachandra.com/penyebab-perselingkuhan.html' title='Penyebab Perselingkuhan'>Penyebab Perselingkuhan</a></li>
<li><a href='http://diandrachandra.com/lebaran-sebentar-lagi.html' title='Lebaran Sebentar Lagi'>Lebaran Sebentar Lagi</a></li>
<li><a href='http://diandrachandra.com/ini-buat-kamu.html' title='Ini Buat Kamu'>Ini Buat Kamu</a></li>
<li><a href='http://diandrachandra.com/tuhan-aku-lelah.html' title='Tuhan.. Aku Lelah'>Tuhan.. Aku Lelah</a></li>
</ul>
<p><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save">Share/Bookmark</a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://diandrachandra.com/tuhanpastikasihjalan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dirimu Tak Terganti</title>
		<link>http://diandrachandra.com/dirimutakterganti.html</link>
		<comments>http://diandrachandra.com/dirimutakterganti.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 Nov 2011 16:08:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Diandra Chandra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lyric]]></category>
		<category><![CDATA[My Diary]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://diandrachandra.com/?p=365</guid>
		<description><![CDATA[Dirimu Tak Terganti (lyric) Kau bagai syair tak bertitik Menyejukkan relung hati Saat  jiwaku terapung dalam tangis Dan&#8230;. Kau ada di setiap nafasku Mengisi kekuranganku Hingga.. Tak bisa ku bersama cinta yang lain Reff : Dan yakinlah bila cintaku Tak mungkin terbagi dan pasti tenang Dirimu bersandar di bahuku Namun bila dirimu tak yakin akan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a title="Teks" href="http://diandrachandra.com/dirimutakterganti.html" target="_self">Dirimu Tak Terganti (lyric)</a><br />
</br><br />
Kau bagai syair tak bertitik</p>
<p>Menyejukkan relung hati</p>
<p>Saat  jiwaku terapung dalam tangis</p>
<p>Dan&#8230;.</p>
<p></br><br />
Kau ada di setiap nafasku</p>
<p>Mengisi kekuranganku</p>
<p>Hingga.. Tak bisa ku bersama cinta yang lain</p>
<p></br><br />
Reff :</p>
<p>Dan yakinlah bila cintaku</p>
<p>Tak mungkin terbagi dan pasti tenang</p>
<p>Dirimu bersandar di bahuku<br />
</br></p>
<p>Namun bila dirimu tak yakin akan</p>
<p>Diriku kan membuktikannya</p>
<p>Bahwa dirimu takkan pernah terganti</p>
<p></br><br />
Kau.. Pancarkan hawa surgawi</p>
<p>Melukiskan keindahan</p>
<p>Datang di saat ku harapkan cinta sejati</p>
<p></br><br />
Bridge :</p>
<p>Tiada yang dapat pisahkan kita</p>
<p>Karna takdir t&#8217;lah menyatukannya</p>
<p>Menjadi satu ikatan cinta &#8220;Engkau dan Aku&#8221;</p>
<p><a href="http://diandrachandra.com/wp-content/uploads/2011/11/Diandra-Chandra.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-366" title="Diandra Chandra" src="http://diandrachandra.com/wp-content/uploads/2011/11/Diandra-Chandra.jpg" alt="Diandra Chandra Dirimu Tak Terganti" width="800" height="600" /></a><br />
<h3 class='related_post_title'>Related Posts:</h3>
<ul class='related_post'>
<li>No Related Posts</li>
</ul>
<h4>Incoming search terms for the article:</h4><ul><li><a href="http://diandrachandra.com/dirimutakterganti.html" title="dirimu tak tergantikan lirik">dirimu tak tergantikan lirik</a></li><li><a href="http://diandrachandra.com/dirimutakterganti.html" title="cinta sejati takkan terganti">cinta sejati takkan terganti</a></li><li><a href="http://diandrachandra.com/dirimutakterganti.html" title="baladjam rara">baladjam rara</a></li><li><a href="http://diandrachandra.com/dirimutakterganti.html" title="ratih rara">ratih rara</a></li><li><a href="http://diandrachandra.com/dirimutakterganti.html" title="lirik lagu diandra dirimu takkan">lirik lagu diandra dirimu takkan</a></li><li><a href="http://diandrachandra.com/dirimutakterganti.html" title="lirik lagu bahwa dirimu takkan pernah terganti">lirik lagu bahwa dirimu takkan pernah terganti</a></li><li><a href="http://diandrachandra.com/dirimutakterganti.html" title="lirik dirimu menyejukkan ku">lirik dirimu menyejukkan ku</a></li><li><a href="http://diandrachandra.com/dirimutakterganti.html" title="gambar cinta sejati">gambar cinta sejati</a></li><li><a href="http://diandrachandra.com/dirimutakterganti.html" title="dirimu tak terganti lirik">dirimu tak terganti lirik</a></li><li><a href="http://diandrachandra.com/dirimutakterganti.html" title="tak kan tergantikan dirimu">tak kan tergantikan dirimu</a></li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 9.449 ms --><p><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save">Share/Bookmark</a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://diandrachandra.com/dirimutakterganti.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Penyebab Perselingkuhan</title>
		<link>http://diandrachandra.com/penyebab-perselingkuhan.html</link>
		<comments>http://diandrachandra.com/penyebab-perselingkuhan.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 24 Aug 2011 10:02:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Diandra Chandra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Baca Deh]]></category>
		<category><![CDATA[My Diary]]></category>
		<category><![CDATA[Ceritaku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://diandrachandra.com/?p=361</guid>
		<description><![CDATA[Salah satu penyebab retaknya rumah tangga adalah perselingkuhan. Perselingkuhan itu sendiri biasanya disebabkan oleh beberapa faktor seperti: kemajuan teknologi, workaholic, dan sifat posesif. Kemajuan teknologi : Teknologi bukan hal yang menjadi asal-usul perselingkuhan, namun bisa memicu perselingkuhan. Ketakutan bahwa kemajuan teknologi bisa membuat pasangan selingkuh, bisa membuat seseorang melanggar privasi pasangannya. Misalnya, membuka e-mail, SMS, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://diandrachandra.com/wp-content/uploads/2011/08/Diandra-Chandra-6.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-362" title="Diandra Chandra " src="http://diandrachandra.com/wp-content/uploads/2011/08/Diandra-Chandra-6.jpg" alt="Diandra Chandra 6 Penyebab Perselingkuhan" width="533" height="800" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Salah satu penyebab  retaknya rumah tangga adalah perselingkuhan. Perselingkuhan itu sendiri  biasanya disebabkan oleh beberapa faktor seperti: kemajuan teknologi,  workaholic, dan sifat posesif.</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Kemajuan teknologi :<br />
Teknologi  bukan hal yang menjadi asal-usul perselingkuhan, namun bisa memicu  perselingkuhan. Ketakutan bahwa kemajuan teknologi bisa membuat pasangan  selingkuh, bisa membuat seseorang melanggar privasi pasangannya.  Misalnya, membuka e-mail, SMS, atau situs jejaring sosial pasangan,  bahkan minta password segala. Kebiasaan inilah yang menurut Prof Sarlito  kerap memicu pertengkaran.</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>“Beri  kepercayaan pada pasangan untuk punya wilayah privasinya sendiri. Kalau  ternyata dia selingkuh, itu bisa diurus belakangan. Intinya jangan  cari-cari masalah,” jelas Guru Besar Psikologi Universitas Indonesia  yang mendalami Psikologi Sosial ini.</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Bagaimanapun, teknologi akan mempermudah pekerjaan dan kehidupan seseorang. Jadi, pasangan pun berhak menikmatinya.</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Workaholic :<br />
Bila  salah satu atau kedua pihak terlalu asyik dengan pekerjaan  masing-masing, perlahan-lahan bisa menghilangkan kesetiaan. Jika  workaholic tidak diselingi dengan kencan berdua, misalnya, akan sulit  bagi pasangan untuk bertahan. Hubungan pernikahan akan terasa hambar dan  terasa sama saja dengan rutinitas hidup yang lain. Rasa hambar ini  kelak akan berujung pada keinginan untuk mencari “selingan”. Siapa yang  menjadi &#8220;selingan&#8221; tersebut? Kemungkinan besar adalah rekan kerja,  partner bisnis, atau siapapun yang biasa Anda jumpai saat bekerja atau  beraktivitas.</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Sifat posesif :<br />
Orang  yang selalu menginginkan pasangan berperilaku sesuai dengan  keinginannya cenderung membuat pasangan menjadi bosan. Kehidupan rumah  tangga pun menjadi kaku karena pasangan selalu merasa diawasi dan  akhirnya merasa terkekang.</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Contohnya  masalah cemburu. Cemburu yang berlebihan bisa memberi penghakiman yang  terlalu cepat kepada pasangan, padahal perselingkuhan belum tentu  terjadi. Kemarahan yang tidak memiliki alasan kuat justru akan menambah  keretakan hubungan. Karena sifat manusia cenderung selalu memilih yang  lebih baik, jangan sampai ulah Anda yang pencemburu atau posesif  mendorong pasangan mencari orang lain.</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>“Jangan bermimpi mengubah seseorang, tapi ubah dulu diri Anda, maka pasangan akan mengikuti,”.</strong></p>
<h3 class='related_post_title'>Related Posts:</h3>
<ul class='related_post'>
<li><a href='http://diandrachandra.com/lebaran-sebentar-lagi.html' title='Lebaran Sebentar Lagi'>Lebaran Sebentar Lagi</a></li>
<li><a href='http://diandrachandra.com/ini-buat-kamu.html' title='Ini Buat Kamu'>Ini Buat Kamu</a></li>
<li><a href='http://diandrachandra.com/apaitudosa.html' title='Apa Itu Dosa'>Apa Itu Dosa</a></li>
<li><a href='http://diandrachandra.com/tuhanpastikasihjalan.html' title='Tuhan Pasti Kasih Jalan'>Tuhan Pasti Kasih Jalan</a></li>
<li><a href='http://diandrachandra.com/tuhan-aku-lelah.html' title='Tuhan.. Aku Lelah'>Tuhan.. Aku Lelah</a></li>
</ul>
<h4>Incoming search terms for the article:</h4><ul><li><a href="http://diandrachandra.com/penyebab-perselingkuhan.html" title="penyebab perselingkuhan">penyebab perselingkuhan</a></li><li><a href="http://diandrachandra.com/penyebab-perselingkuhan.html" title="AKIBAT DARI perselingkuhan">AKIBAT DARI perselingkuhan</a></li><li><a href="http://diandrachandra.com/penyebab-perselingkuhan.html" title="faktor-faktor penyebab perselingkuhan">faktor-faktor penyebab perselingkuhan</a></li><li><a href="http://diandrachandra.com/penyebab-perselingkuhan.html" title="situs jaring sosial dan perselingkuhan">situs jaring sosial dan perselingkuhan</a></li><li><a href="http://diandrachandra.com/penyebab-perselingkuhan.html" title="faktor penyebab perselingkuhan">faktor penyebab perselingkuhan</a></li><li><a href="http://diandrachandra.com/penyebab-perselingkuhan.html" title="faktor penyebab perselingkuhan rumah tangga">faktor penyebab perselingkuhan rumah tangga</a></li><li><a href="http://diandrachandra.com/penyebab-perselingkuhan.html" title="perselingkuhan">perselingkuhan</a></li><li><a href="http://diandrachandra.com/penyebab-perselingkuhan.html" title="persekingkuhan">persekingkuhan</a></li><li><a href="http://diandrachandra.com/penyebab-perselingkuhan.html" title="apa penyebab perselingkuhan">apa penyebab perselingkuhan</a></li><li><a href="http://diandrachandra.com/penyebab-perselingkuhan.html" title="situs jejaring sosial dan perselingkuhan">situs jejaring sosial dan perselingkuhan</a></li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 9.662 ms --><p><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save">Share/Bookmark</a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://diandrachandra.com/penyebab-perselingkuhan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lebaran Sebentar Lagi</title>
		<link>http://diandrachandra.com/lebaran-sebentar-lagi.html</link>
		<comments>http://diandrachandra.com/lebaran-sebentar-lagi.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 24 Aug 2011 08:35:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Diandra Chandra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Baca Deh]]></category>
		<category><![CDATA[My Diary]]></category>
		<category><![CDATA[Ceritaku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://diandrachandra.com/?p=357</guid>
		<description><![CDATA[Ku melihat sebuah kalender yang terpajang di ujung tembok yang udah kusam. OMG, udah tanggal 26, berarti kurang 4 hari lagi lebaran telah tiba. Senangnya hatiku, karna perang terhadap hawa nafsuku tinggal 4 hari lagi. Dan betapa bangganya aku udah 26 hari aku berpuasa tanpa ada 1 syetanpun yang mampu mengajakku membatalkan puasaku. Aku mulai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://diandrachandra.com/wp-content/uploads/2011/08/Diandra-Chandra.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-358" title="Diandra Chandra" src="http://diandrachandra.com/wp-content/uploads/2011/08/Diandra-Chandra.jpg" alt="Diandra Chandra Lebaran Sebentar Lagi" width="534" height="800" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Ku melihat sebuah kalender yang terpajang di ujung tembok yang udah  kusam. OMG, udah tanggal 26, berarti kurang 4 hari lagi lebaran telah  tiba. Senangnya hatiku, karna perang terhadap hawa nafsuku tinggal 4  hari lagi. Dan betapa bangganya aku udah 26 hari aku berpuasa tanpa ada 1  syetanpun yang mampu mengajakku membatalkan puasaku.</p>
<p>Aku mulai  menghubungi para kerabat dekatku satu persatu, hanya sekedar menanyakan  gimanakah puasa mereka. Alhamdulillahnya, mereka pun juga hampir sama  sepertiku, tapi ada juga sih yang lubang 1, 2, 3 hari puasanya, mungkin  karena sesuatu hal yang memaksa mereka untuk membatalkannya. &#8220;Woi bro,  lagi dimana nih&#8221; tanya salah seorang teman. Kemudian aku menjawab &#8220;biasa  bro di rumah, siang-siang begini malas keluar, bisa minum es klapa di  jalan&#8221; jawabku sambil bercanda. Kemudian aku balik tanya, &#8220;Kamu lagi dmn  bro?&#8221; kemudian dia menjawab, &#8220;Lagi di Pondok Indah Mall ama bonyok bro,  biasa tradisi mau lebaran borong baju&#8221; tuturnya. &#8220;gimana nih, udah beli  baju blm?&#8221; tanya dia lagi. Kemudian aku menjawabnya &#8220;Udah dong bro, aku  juga udah borong banyak&#8221; kataku membohonginya. Kemudian pembicaraan  kami pun di akhiri karna dia sibuk memilih baju.</p>
<p>Terkadang muncul  perasaan iri dengan teman2ku yang hidupnya serba berkecukupan, tak ada  kekurangan sedikitpun. Tak pernah memikirkan makan, baju, kendaraan, dan  tempat tinggal. Untuk pulang  kampung aja mereka juga ga perlu antri  berdesak-desakan mencari tiket, berdesak-desakan dalam bis maupun  kereta. Mereka hanya tinggal di jemput sopir dan melaju menuju bandara  setelah itu 1 jam sampai tujuan. Sedangkan aku kebalikannya dari mereka.  Malah kadang gak bisa pulang kampung karna tidak ada sisa uang buat  ongkos untuk aku dan keluarga pulang ke kampung halaman. Ingin menangis  sebenarnya.. pedih rasanya.. mengapa Tuhan tak memberikanku kesempatan  dan kepercayaan untuk menjadi orang kaya..</p>
<p>Arrrggghhhh&#8230;. Hidup  kok ga mau bersyukur. Maafkan aku Tuhan, telah mengeluh seperti ini. Aku  lupa jika Engkau telah menciptakan manusia dengan rezeki masing2. Aku  telah bersyukur Engkau masih memberikan kesehatan padaku, keluarga yang  bahagia, juga rezeki yang cukup walaupun tidak berlebih.</p>
<p>Bagiku,  lebaran bisa berkumpul bersama keluarga tercinta merupakan kemenangan  tersendiri buatku. Walaupun harus memakai baju 3 tahun yang lalupun aku g  akan malu. Jadilah manusia apa adanya, dengan menerima segala yang di  berikanNYA. Malu itu hanya angan2 kamu, Mulia di mata Tuhan itu lebih  baik dari pada Mulia di mata manusia karna hawa nafsu belaka. Hidupmu ya  hidupmu, bukan hidup mereka. SEMANGAT GUYS!!</p>
<h3 class='related_post_title'>Related Posts:</h3>
<ul class='related_post'>
<li><a href='http://diandrachandra.com/ini-buat-kamu.html' title='Ini Buat Kamu'>Ini Buat Kamu</a></li>
<li><a href='http://diandrachandra.com/apaitudosa.html' title='Apa Itu Dosa'>Apa Itu Dosa</a></li>
<li><a href='http://diandrachandra.com/tuhanpastikasihjalan.html' title='Tuhan Pasti Kasih Jalan'>Tuhan Pasti Kasih Jalan</a></li>
<li><a href='http://diandrachandra.com/tuhan-aku-lelah.html' title='Tuhan.. Aku Lelah'>Tuhan.. Aku Lelah</a></li>
<li><a href='http://diandrachandra.com/sukses-manggung-di-la-codefine-kemang.html' title='Sukses Manggung Di La Codefine Kemang'>Sukses Manggung Di La Codefine Kemang</a></li>
</ul>
<h4>Incoming search terms for the article:</h4><ul><li><a href="http://diandrachandra.com/lebaran-sebentar-lagi.html" title="3 hari lagi lebaran">3 hari lagi lebaran</a></li><li><a href="http://diandrachandra.com/lebaran-sebentar-lagi.html" title="empat hari lagi lebaran">empat hari lagi lebaran</a></li><li><a href="http://diandrachandra.com/lebaran-sebentar-lagi.html" title="4 hari lagi lebaran">4 hari lagi lebaran</a></li><li><a href="http://diandrachandra.com/lebaran-sebentar-lagi.html" title="diandrachandra com">diandrachandra com</a></li><li><a href="http://diandrachandra.com/lebaran-sebentar-lagi.html" title="kurang satu hari lagi lebaran">kurang satu hari lagi lebaran</a></li><li><a href="http://diandrachandra.com/lebaran-sebentar-lagi.html" title="sebentar lagi pulang kampung">sebentar lagi pulang kampung</a></li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 6.658 ms --><p><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save">Share/Bookmark</a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://diandrachandra.com/lebaran-sebentar-lagi.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ini Buat Kamu</title>
		<link>http://diandrachandra.com/ini-buat-kamu.html</link>
		<comments>http://diandrachandra.com/ini-buat-kamu.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Aug 2011 13:57:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Diandra Chandra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Baca Deh]]></category>
		<category><![CDATA[My Diary]]></category>
		<category><![CDATA[Ceritaku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://diandrachandra.com/?p=350</guid>
		<description><![CDATA[Baru kemaren aku menulis kisah yang judulnya &#8220;Tuhan.. Aku Lelah&#8220;. Disitu aku menceritakan seorang manusia yang jenuh dengan hidupnya yang monoton. Tapi kali ini aku terkejut mendengar seorang temanku yang bercerita tentang hidupnya. Benar-benar aku merasa terpukul dengan cerita ini, seolah-olah aku pun belum tentu sanggup menjalaninya. Temenku ini adalah seorang wanita anak peratama dari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://diandrachandra.com/wp-content/uploads/2011/08/Diandra-Chandra-1.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-351" title="Diandra Chandra " src="http://diandrachandra.com/wp-content/uploads/2011/08/Diandra-Chandra-1.jpg" alt="Diandra Chandra 1 Ini Buat Kamu" width="533" height="800" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Baru kemaren aku menulis kisah yang judulnya &#8220;<a href="../tuhan-aku-lelah.html">Tuhan.. Aku Lelah</a>&#8220;.  Disitu aku menceritakan seorang manusia yang jenuh dengan hidupnya yang  monoton. Tapi kali ini aku terkejut mendengar seorang temanku yang  bercerita tentang hidupnya.</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Benar-benar aku merasa terpukul  dengan cerita ini, seolah-olah aku pun belum tentu sanggup menjalaninya.  Temenku ini adalah seorang wanita anak peratama dari 2 bersaudara. Aku  ga tau mengapa ada ketertarikan dengannya, karna menurut aku dia wanita  yang sedikit unik. Dan seperti mempunyai kepribadian yang sedikit  berbeda dengan orang lain.</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Aku lupa bagaimana awal pembicaraanku  dengannya,, tapi di tengah2 percakapan kami, dia bercerita bawha dia  baru saja di tinggalkan orang tuanya karna kecelakaan belum lama ini.  Aku benar2 syok mendengarkannya. Ternyata dari perasaan penasaranku  padanya terjawab sudah. Aku benar-benar tidak bisa membayangkan  bagaimana rasanya menjadi seorang wanita yang mau ngga mau harus  berjuang melawan kerasnya hidup ini sendirian, Di usianya yang masih  terbilang muda, dia harus merawat dan menjaga adiknya yang masih kecil.</strong></p>
<p><strong></p>
<p style="text-align: justify;">Hei  kamu yang ada di sana,, semangat yaaaaa.. Setelah kamu memberikan  semangat kepadaku, ternyata kamu memiliki beban hidup yang lebih berat  dan masih mampu tersenyum bahkan tertawa terhadap semua orang. Takdir  itu memang menyakitkan, Tapi itu sudah suratan. Sekarang yang paling  penting buatmu adalah pikirkan hari esok. Jangan pernah kamu menengok  kebelakang walupun hanya ingin mengenangnya, karna waktupun juga enggan  untuk bergerak ke belakang. Biarlah rasa sakit itu hilang bersama rasa  sabar dan dewasamu bersama sang waktu. Jaga adik kamu baik-baik, karna  hanya itu harga yang paling berharga yang kamu miliki saat ini setelah  family dan orang terdekatmu.</p>
<p></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Kuatkan hati, dan perbanyak  senyuman. Buanglah jauh-jauh masa lalu yang kelam itu. Percayalah satu  hal.. Bahwa Tuhan akan selalu menyayangi kamu sampai kamu berhenti  menyayanginya. Tetep semangat dan jangan menyerah, Tuhanmu di hatimu.</strong></p>
<h3 class='related_post_title'>Related Posts:</h3>
<ul class='related_post'>
<li><a href='http://diandrachandra.com/lebaran-sebentar-lagi.html' title='Lebaran Sebentar Lagi'>Lebaran Sebentar Lagi</a></li>
<li><a href='http://diandrachandra.com/apaitudosa.html' title='Apa Itu Dosa'>Apa Itu Dosa</a></li>
<li><a href='http://diandrachandra.com/tuhanpastikasihjalan.html' title='Tuhan Pasti Kasih Jalan'>Tuhan Pasti Kasih Jalan</a></li>
<li><a href='http://diandrachandra.com/tuhan-aku-lelah.html' title='Tuhan.. Aku Lelah'>Tuhan.. Aku Lelah</a></li>
<li><a href='http://diandrachandra.com/sukses-manggung-di-la-codefine-kemang.html' title='Sukses Manggung Di La Codefine Kemang'>Sukses Manggung Di La Codefine Kemang</a></li>
</ul>
<h4>Incoming search terms for the article:</h4><ul><li><a href="http://diandrachandra.com/ini-buat-kamu.html" title="aku lelah dengan hidup ini">aku lelah dengan hidup ini</a></li><li><a href="http://diandrachandra.com/ini-buat-kamu.html" title="buat kamu yang disana">buat kamu yang disana</a></li><li><a href="http://diandrachandra.com/ini-buat-kamu.html" title="cerita orang yang berjuang melawan sakit kerasnya">cerita orang yang berjuang melawan sakit kerasnya</a></li><li><a href="http://diandrachandra.com/ini-buat-kamu.html" title="semangat juga buat kamu yang disana">semangat juga buat kamu yang disana</a></li><li><a href="http://diandrachandra.com/ini-buat-kamu.html" title="semangat untuk kamu yang berada di sana">semangat untuk kamu yang berada di sana</a></li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 5.375 ms --><p><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save">Share/Bookmark</a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://diandrachandra.com/ini-buat-kamu.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tuhan.. Aku Lelah</title>
		<link>http://diandrachandra.com/tuhan-aku-lelah.html</link>
		<comments>http://diandrachandra.com/tuhan-aku-lelah.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Aug 2011 15:08:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Diandra Chandra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Baca Deh]]></category>
		<category><![CDATA[My Diary]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://diandrachandra.com/?p=342</guid>
		<description><![CDATA[Mataku kini terbuka dan aku mulai bangkit dari tempat tidurku. Entah mimpi apa aku semalam, akupun telah lupa. Aku mulai bangkit pelan2 dan mencari di mana aku semalam  meletakkan HP, setelah itu mulai ku buka satu persatu pesan dan miss call yang telah masuk di hpku, kemudian akan ku balas nanti setelah aku selesai dari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://diandrachandra.com/wp-content/uploads/2011/08/Diandra-Chandra-3.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-343" title="Diandra Chandra " src="http://diandrachandra.com/wp-content/uploads/2011/08/Diandra-Chandra-3.jpg" alt="Diandra Chandra 3 Tuhan.. Aku Lelah" width="320" height="300" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Mataku kini terbuka dan aku mulai bangkit dari tempat tidurku. Entah mimpi apa  aku semalam, akupun telah lupa. Aku mulai bangkit pelan2 dan mencari di  mana aku semalam  meletakkan HP, setelah itu mulai ku buka satu  persatu pesan dan miss call yang telah masuk di hpku, kemudian akan ku balas nanti setelah aku selesai dari kamar mandi. Bergegas aku bangkit  dan mulai melangkah ke kamar mandi untuk sekedar buang air kecil.  Sekeluarnya aku dari kamar mandi, aku bergerak melangkah ke meja dimana  aku telah meletakkan sebungkus rokok semalam. Ku ambil sebatang rokok  dan mulai ku bakar, dan menghisapnya pelan2 sambil menghayal.. uuuh..</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Dengan  sebatang rokok itu aku mulai berfikir, tentang apa yang selama ini  terjadi dalam hidupku. Tak ada yang terlalu special di  kehidupanku, semuanya berjalan apa adanya dengan porsi yang selalu pas dan  tidak lebih. Aku merasa semua itu  jadi monoton, tanpa ada pergerakan  yang pasti. Kalau hanya yang penting aku bisa makan, aku rasa kucing pun  punya pikiran yang sama. Lama2 aku makin bosan dengan hidupku yang  seperti ini.</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Dengan tidak merendahkan segala pemberian Tuhan, aku  manusia juga punya cita-cata yang indah dalam hidupku, membuatku se-akan2  ingin marah. Kalo seperti ini siapa yang patut aku salahkan? Nasibku, apa  aku sendiri yang salah?? Hampir setiap menit di saat aku terdiam, slalu  kucari dan kucari apa yang menjadi kesalahan, untuk kemudian aku  perbaiki dengan harapan mendapatkan peningkatan derajat dalam hidupku.</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Jikalau  Tuhan bisa berbicara dan aku bisa mendengarkannya,, aku ingin bertanya  padaNYA.. Apa yang harus aku perbuat Ya Tuhanku.. Bukankah selama ini  aku selalu meminta padamu setiap malam.. Apa Engkau tidak mendengarkannya,, bukankah  aku juga Hambamu yang juga mempunyai hak yang sama dengan hamba-hambamu  yang lainnya.</p>
<p>Maafkan aku ya Tuhanku,, aku tau kalau Engkau Maha  Mulia, Maha Bijaksana, Maha Adil dan Maha segalanya. Aku mohon  kuatkanlah aku.. jika ini adalah sebuah proses perjalanan hidupku,  Kuatkanlah aku.. jika memang inialah cerita hidupku, Kuatkuanlah aku juga&#8230;  jika memang inilah takdirku selama hidup di dunia.</p>
<p>Tetapi yang pasti.. aku tak akan pernah berhenti untuk meminta dan berusaha sampai aku benar2 tidak mampu lagi untuk bernafas..</p>
<p></strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Setelah  rokokku abis,, maka berakhirlah jeritan hatiku ini. Kemudian aku  bergegas kembali kekamar mandi, dan setelah itu aku mulai melakukan  aktifitas seperti biasa hingga larut malam dan aku tertidur terbangun  dan melakukan hal yang sama seperti ini setiap hari. &#8220;<a title="Diandra Blogspot" href="http://diandrachandra.blogspot.com/2011/08/tuhan-aku-lelah.html" target="_blank">TUHAN&#8230; AKU LELAH</a>&#8220;</strong></p>
<h3 class='related_post_title'>Related Posts:</h3>
<ul class='related_post'>
<li><a href='http://diandrachandra.com/apaitudosa.html' title='Apa Itu Dosa'>Apa Itu Dosa</a></li>
<li><a href='http://diandrachandra.com/tuhanpastikasihjalan.html' title='Tuhan Pasti Kasih Jalan'>Tuhan Pasti Kasih Jalan</a></li>
<li><a href='http://diandrachandra.com/lebaran-sebentar-lagi.html' title='Lebaran Sebentar Lagi'>Lebaran Sebentar Lagi</a></li>
<li><a href='http://diandrachandra.com/ini-buat-kamu.html' title='Ini Buat Kamu'>Ini Buat Kamu</a></li>
<li><a href='http://diandrachandra.com/sukses-manggung-di-la-codefine-kemang.html' title='Sukses Manggung Di La Codefine Kemang'>Sukses Manggung Di La Codefine Kemang</a></li>
</ul>
<h4>Incoming search terms for the article:</h4><ul><li><a href="http://diandrachandra.com/tuhan-aku-lelah.html" title="aku lelah">aku lelah</a></li><li><a href="http://diandrachandra.com/tuhan-aku-lelah.html" title="tuhan aku lelah">tuhan aku lelah</a></li><li><a href="http://diandrachandra.com/tuhan-aku-lelah.html" title="aku lelah tuhan">aku lelah tuhan</a></li><li><a href="http://diandrachandra.com/tuhan-aku-lelah.html" title="lelah hidupku">lelah hidupku</a></li><li><a href="http://diandrachandra.com/tuhan-aku-lelah.html" title="lelah dengan hidupku">lelah dengan hidupku</a></li><li><a href="http://diandrachandra.com/tuhan-aku-lelah.html" title="tuhan aku lelah dengan semua ini">tuhan aku lelah dengan semua ini</a></li><li><a href="http://diandrachandra.com/tuhan-aku-lelah.html" title="saat aku lelah">saat aku lelah</a></li><li><a href="http://diandrachandra.com/tuhan-aku-lelah.html" title="lelah jika setiap hari seperti ini">lelah jika setiap hari seperti ini</a></li><li><a href="http://diandrachandra.com/tuhan-aku-lelah.html" title="lelah sama hidup ini">lelah sama hidup ini</a></li><li><a href="http://diandrachandra.com/tuhan-aku-lelah.html" title="saat dimana aku mulai lelah">saat dimana aku mulai lelah</a></li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 10.425 ms --><p><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save">Share/Bookmark</a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://diandrachandra.com/tuhan-aku-lelah.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mince Si Tante Girang</title>
		<link>http://diandrachandra.com/mince-si-tante-girang.html</link>
		<comments>http://diandrachandra.com/mince-si-tante-girang.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 01 Apr 2011 01:28:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Diandra Chandra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Baca Deh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://diandrachandra.com/mince-si-tante-girang.html</guid>
		<description><![CDATA[Mince, Tante girang 50 tahunan, terkena serangan jantung.Dalam kondisi sekarat dan tampaknya akan menemui ajalnya, datanglah Malaikat Pencabut Nyawa . Mince : &#8220;Malaikat, apakah datang mau mencabut nyawa Ane?Tolong Malaikat.Ane mau insyaf.Beri kesempatan untuk memperbaiki hidup dulu..&#8221; Merasa iba, Malaikat berkata : Malaikat : &#8220;Baiklah Min, tak jadi kucabut nyawamu. Ente diberi kesempatan hidup 40 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://diandrachandra.com/wp-content/uploads/2011/04/maen-bass.jpg"><img class="alignnone size-full" src="http://diandrachandra.com/wp-content/uploads/2011/04/maen-bass.jpg" alt="maen bass Mince Si Tante Girang" title="maen-bass.jpg" width="482" height="720" /></a></p>
<p><b>Mince, Tante girang 50 tahunan, terkena serangan jantung.Dalam kondisi sekarat dan tampaknya akan menemui ajalnya, datanglah Malaikat Pencabut Nyawa .</p>
<p>Mince : &#8220;Malaikat, apakah datang mau mencabut nyawa Ane?Tolong Malaikat.Ane mau insyaf.Beri kesempatan untuk memperbaiki hidup dulu..&#8221;</p>
<p>Merasa iba, Malaikat berkata :</p>
<p>Malaikat : &#8220;Baiklah Min, tak jadi kucabut nyawamu. Ente diberi kesempatan hidup 40 tahun lagi &#8220;.</p>
<p>Begitu senangnya Mince. Tahu umurnya masih panjang, dia langsung ke Salon. Mince langsung Operasi plastik Wajah. Pengencangan Payudara. Sedot Lemak dan sekalian Rambut dicat Pirang.</p>
<p>Pulang dari Salon, saking senangnya, Mince gak lihat Bus lewat. Ketabrak dan mati.</p>
<p>Saat dikubur, dia ketemu lagi sama Malaikat Pencabut Nyawa. Mince langsung protes :</p>
<p>&#8220;Malaikat.Katanya Ane akan hidup 40 tahun lagi. Koq bisa mati sih?&#8221;</p>
<p>Malaikat menjawab,&#8221; Astaga, ya Olloooooo Minceeeeeee . Ane  nggak  ngenalin enteeeeee&#8230;..!!!!O:)=D</b><br />
<h3 class='related_post_title'>Related Posts:</h3>
<ul class='related_post'>
<li>No Related Posts</li>
</ul>
<h4>Incoming search terms for the article:</h4><ul><li><a href="http://diandrachandra.com/mince-si-tante-girang.html" title="tante girang carrier">tante girang carrier</a></li><li><a href="http://diandrachandra.com/mince-si-tante-girang.html" title="sitante">sitante</a></li><li><a href="http://diandrachandra.com/mince-si-tante-girang.html" title="tante mince">tante mince</a></li><li><a href="http://diandrachandra.com/mince-si-tante-girang.html" title="malaikat pencabut nyawa">malaikat pencabut nyawa</a></li><li><a href="http://diandrachandra.com/mince-si-tante-girang.html" title="tante 50">tante 50</a></li><li><a href="http://diandrachandra.com/mince-si-tante-girang.html" title="si tante">si tante</a></li><li><a href="http://diandrachandra.com/mince-si-tante-girang.html" title="tante girang">tante girang</a></li><li><a href="http://diandrachandra.com/mince-si-tante-girang.html" title="si tante girang">si tante girang</a></li><li><a href="http://diandrachandra.com/mince-si-tante-girang.html" title="tante 50 tahunan">tante 50 tahunan</a></li><li><a href="http://diandrachandra.com/mince-si-tante-girang.html" title="tante candra">tante candra</a></li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 9.455 ms --><p><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save">Share/Bookmark</a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://diandrachandra.com/mince-si-tante-girang.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>China VS Arab</title>
		<link>http://diandrachandra.com/cinavsarab.html</link>
		<comments>http://diandrachandra.com/cinavsarab.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Mar 2011 17:30:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Diandra Chandra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Baca Deh]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Lucu]]></category>
		<category><![CDATA[Hiburan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://diandrachandra.com/?p=327</guid>
		<description><![CDATA[Ada Seorg China (Apek) bersahabat dgn seorg Arab (Abu Bakar). Apek &#38; Abubakar sama2 sdh pening krn lama jd pngangguran. Akhirnya mrk sepakat sm2 mau buka klinik, bersebelahan. Apek jd Shin She, Abubakar jd tabib. Beberapa hari setelah buka, Abubakar kebanjiran pasien sedangkan Apek tidak dapatkan pasien sm sekali. Apek berpikir keras &#38; akhirnya memasang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://diandrachandra.com/wp-content/uploads/2011/03/Diandra-Chandra.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-328" title="Diandra-Chandra" src="http://diandrachandra.com/wp-content/uploads/2011/03/Diandra-Chandra-225x300.jpg" alt="Diandra Chandra 225x300 China VS Arab" width="225" height="300" /></a></strong></p>
<p><strong>Ada Seorg China (Apek) bersahabat dgn seorg Arab (Abu Bakar). Apek  &amp; Abubakar sama2 sdh pening krn lama jd pngangguran. Akhirnya mrk  sepakat sm2 mau buka klinik, bersebelahan. Apek jd Shin She, Abubakar jd  tabib.<br />
Beberapa hari setelah buka, Abubakar kebanjiran pasien sedangkan Apek  tidak dapatkan pasien sm sekali. Apek berpikir keras &amp; akhirnya memasang  huruf besar di depan kliniknya : &#8220;TIDAK SEMBUH? UANG KEMBALI 3X  LIPAT!!!&#8221;. Spontan kondisi berbalik, Abubakar kehilangan pasien!<br />
Abubakar : hmmmm&#8230; Ane mau fura2 sakhit, fura2 tdk sembuh, bs dafat fulus 3x lifattt&#8230;! (sambil mampir ke klinik Apek)<br />
Abubakar : &#8220;Afek&#8230; Ane sakit mati rasa, makan afa2 semua hambar&#8230;&#8221;<br />
Apek : &#8220;owe mengelti.. &#8220;Mei Ling! Ambilkan obat no 8 kasi abubakal!<br />
Abubakar : lgsg meludah fuiihh! fhuuiiih!! Ini bukan obat! Tp tai ayam fuiihh!!<br />
Apek : betul.. betul.. Itu td tai ayam. Lu pintal hoh? Lu sdh kembali bisa lasa tai ayam, suda sembu laa lu abubakal..<br />
Abubakar : kurang ajarrr..! Ane mau fura2 sakit lagi! Besoknya dtng lg.<br />
Apek : haiyaa&#8230; Abubakal latang lg, ada apa hoh?<br />
Abubakar : ane sakit hilang ingatan, afa2 semua lufa lah afek!<br />
Apek : &#8220;Mei Ling! Ambil obat no. 8!&#8221;<br />
Abubakar : oooo tidak tidak! Itu fasti tai ayam lagi!<br />
Apek : haiyaaa abubakal lu suda sembu laa, masi ingat no. 8 itu tai ayam. Pintal laa lu (sambil acungkan jempol&#8230;<br />
‎​Apek Dilawan&#8230;=D</strong><br />
<h3 class='related_post_title'>Related Posts:</h3>
<ul class='related_post'>
<li>No Related Posts</li>
</ul>
<h4>Incoming search terms for the article:</h4><ul><li><a href="http://diandrachandra.com/cinavsarab.html" title="cerita lucu cina">cerita lucu cina</a></li><li><a href="http://diandrachandra.com/cinavsarab.html" title="lucu china">lucu china</a></li><li><a href="http://diandrachandra.com/cinavsarab.html" title="cerita lucu arab vs cina">cerita lucu arab vs cina</a></li><li><a href="http://diandrachandra.com/cinavsarab.html" title="cerita arab lucu">cerita arab lucu</a></li><li><a href="http://diandrachandra.com/cinavsarab.html" title="cerita cina lucu">cerita cina lucu</a></li><li><a href="http://diandrachandra.com/cinavsarab.html" title="china lucu">china lucu</a></li><li><a href="http://diandrachandra.com/cinavsarab.html" title="cerita lucu arab">cerita lucu arab</a></li><li><a href="http://diandrachandra.com/cinavsarab.html" title="china vs arab">china vs arab</a></li><li><a href="http://diandrachandra.com/cinavsarab.html" title="cina vs arab">cina vs arab</a></li><li><a href="http://diandrachandra.com/cinavsarab.html" title="cerita lucu china">cerita lucu china</a></li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 9.794 ms --><p><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save">Share/Bookmark</a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://diandrachandra.com/cinavsarab.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
<!-- WP Super Cache is installed but broken. The path to wp-cache-phase1.php in wp-content/advanced-cache.php must be fixed! -->
